Stress Bikin PayPal
Seneng akhirnya akun PayPalku verified juga. Setelah melalui masa-masa yang bisa bikin stress hingga keluar keringat dingin.
Awalnya aku bikin PayPal beberapa bulan lalu. Pada waktu itu aku tidak tahu kalau PayPal account itu butuh credit card. Makanya PayPal yang aku buat beberapa kali limited terus. Dan tidak dapat dipakai. Karena hari ini ada saldo yang akan masuk ke Paypal, maka kemaren sore aku buru-buru mencari informasi tentang cara agar PayPal verified.
Kemaren siang aku beli sebauh E-Gold. E-Gold ini rencana akan saya pakai untuk membeli VCC. Tapi sebelum saya membeli VCC, saya pertama kali membikin sebuah akun PayPal baru karena dulu ada temen yang membuat dengan akun lama tapi tidak berhasil (tetap limited). Maka saya berusaha untuk membuat akun PayPal yang masih fresh. Pada pembuatan akun PayPal, pada step kedua harus mengisikan data credit card atau debit card. Nah pada saat inilah kita harus menggunakan VCC. Untuk mendapatkan VCC, saya harus mencari VCC broker via Yahoo! Messenger.
Nah pada langkah inilah yang biasanya bikin stress. Untuk mendapatkan VCC saja susahnya minta ampun. Broker pertama tidak menerima pembayaran melalui E-Gold. Jika pakai E-Gold kita harus membayar mahal. Aku pindah ke broker kedua. Tapi belum sukses juga. Setelah negosiasi, ternyata dia BRB (Be Right Back). Akhirnya aku pindah ke broker yang ketiga, dan akhirnya aku berhasil mendapatkan VCC.
Kembali ke registrasi PayPal yang ku pending pada step kedua, aku lalu memasukkan nomor kredit, dan data-data yang diminta. Karena trafik yang mungkin agak padat, maka koneksiku time out hingga 2 kali. aku makin gugup karena khawatir data VCC ku hilang. Karena pernah kejadian begitu pada teman saya.
Akhirnya setelah usaha ketiga, ada konfirmasi bahwa alamat email yang saya pakai sudah digunakan orang lain. Hatiku makin berdegup kencang. “Wah VCC ku hilang” pikirku. Tapi aku beranikan diri untuk login dalam akun PayPal dengan menggunakan alamat email dan pasword yang aku pakai. Ternyata aku berhasil masuk dalam PayPal. Namun aku cek ternyata masih unverified. Maka aku harus memasukkan lagi data VCC. Dan setelah aku memasukkannya data-data credit card, aku mendapat notifikasi. Akun PayPal verified. Dan benar setelah aku cek login lagi, disana status sudah berubah menjadi Verified.
Saking girang, aku teriak-teriak. Hingga anakku yang sedari tadi di sebelahku tidak sengaja memasukkan ujung Cas handphone ke mulutnya. Karuan saja dia kaget karena merasakan sengatan listrik di mulutnya. Kamipun tertawa berdua dengan nadanya yang polos, ciri khas anak TK, antara senang melihat aku sudah bisa tertawa dan sedih karena kesakitan. Dua jam yang membikin stress tapi pada akhirnya semoga membawa kebahagiaan untuk hari-hari mendatang.
Suka dengan postingan ini? silahkan tulis komentar atau masukkan dalam feed. Terima kasih.



Comments
No comments yet.
Leave a comment